Friday, July 3, 2009

Bentuk Jaringan TELKOM

• Jaringan : terbentuk oleh beberapa simpul / sentral yang mengubungkan sejumlah pelanggan
• Macam jaringan TELKOM :
• jaringan telepon
• jaringan telex
• jaringan data

• Terdiri dari :

1. Jaringan pelanggan ( subscriber loop network) untuk menghubungkan terminal dari pelanggan ke sentral penyambung, berupa: kabel ditanam langsung, ditanam dalam ducts, atau digantung pada tiang. Terdiri dari :
• Kabel primer : dari MDF (Main Distribution Frame ) ke RK ( Rumah Kabel)
• Kabel sekunder : dari RK ke DP ( Distribution Point )
• Kabel tertier : dari DP ke pelanggan

2. Sentral Penyambung ( node )
• Pada jaringan telepon : sentral penyambung berupa sentral analog / digital
• Pada jaringan telex : sentral telex menggunakan teknologi circuit switch
• Pada jaringan data : sentral data, circuit switch atau packet switch

3. Jaringan transmisi antar sentral
• Dalam satu kota ( multi exchange area ) : menggunakan transmisi junction, transmisi tandem dan transmisi lokal, umumnya menggunakan jaringan kabel tembaga.
• Antar kota ( jaringan transmisi jarak jauh ) berupa : serat optik, gelombang radio, dan satelit

Bentuk jaringan dasar yaitu mata jala dan bintang. Karena sentral merupakan tempat yang berisi peralatan – peralatanyang dapat menghubungkan ke tempat tujuan lainnya maka dapat dibuat pertimbangan – pertimbangan dari 2 jaringan dasar tersebut :


1. Jaringan mata jala
• Tiap pelanggan merupakan sentral, jadi terdapat n sentral untuk melayani n pelanggal
• Diperlukan ½ n (n-1) saluran, merupakan jumlah yang sangat banyak
• Tiap pelanggan dapat dihubungkan ke setiap pelanggan lainnya untuk setiap waktu.
• Kalau ada penambahan pelanggan harus disediakan saluran dari/ke pelanggan baru dengan pelanggan lama yang sudah ada.
Kerugian dari jaringan mata jala :
• Tiap pelanggan hanya 1 kali bicara dalam setiap saat. Pelanggan tidak dapat melakukan konfrensi.
• Pelanggan yang sedang bicara tidak dapat dipanggil, sehingga apabila ada suatu panggilan penting tidak dapat dilakukan.

2. Jaringan Bintang
• Dari n pelanggan hanya mempunyai 1 sentral
• Tiap pelanggan dihubungkan dengan saluran ke sentral, jadi terdapat n saluran. ( jumlah saluran sedikit )
• Pada sentral, tiap saluran pelanggan dihubungkan dengan switch ke saluran pelanggan lain.
• Jika terdapat penambahan pelanggan baru, hanya disediakan saluran sejumlah pelanggan baru saja.

Pada sistem sambungan (SS tangan atau SS otomat) banyaknya saluran mobil yang diperlukan adalah sebanyak pelanggan. (contoh : 100 pelanggan  100 saluran mobil). Karena tidak semua pelanggan pada suatu saat mengadakan komunikasi (biasanya 20%-30%) maka jumlah saluran mobil dikurangi menjadi hanya 10 % dari jumlah pelanggan. Untuk itu dalam perencanaan perlu diperhatikan :
• Besar lalu lintas yang disediakan
• Seberapa besar nilai pelayanan yang diadakan (GOS)
Berapa besar atau ukuran secara kuantitatif lalu lintas komunikasi tidak dapat diketahui :
• Kapan : seseorang mengadakan komunikasi
• Berapa lama : pembicaraan berlangsung / saluran diduduki
Karena peristiwa – peristiwa yang terjadi merupakan peristiwa kebetulan maka secara kuantitatif lalu lintas komunikasi ditentukan secara statistik dan menggunakan teori kemungkinan.

Jaringan kombinasi mata jala dengan bintang
Bentuk ini digunakan dengan tujuan mengambil kelebihan dari kedua jenis jaringan tersebut. Pada trafik rendah dipakai jaringan bintang.
Keuntungan : penggunaan saluran efisien
Kerugian : - alat switching mahal
- jika sistem manual, memerlukan banyak operator

NB : kalo butuh dalam format ms.word kirimi email ke : eko.pamungkas.008@gmail.com

No comments:

Post a Comment

 

Template Design By:
SkinCorner