Agar penguat tersebut bekerja, rangkaian tersebut harus mempunyai tegangan AC yang masuk. Rangkaian elektronik dari penguat bekerja dengan tegangan DC, akan tetapi yang diperkuat rangkaian tersebut adalah sinyal AC. Arus AC yang masuk sebagian diperkuat dan sebagian lagi terserap / hilang pada rangkaian.
- impedansi input dari penguat menentukan berapa banyaknya penguat menyerap arus AC.
- Pada saat bekerja, kapasitor kopling dan kapasitor bypas dianggap terhubung singkat sehingga : Zin = Vin / Iin
Contoh : sebuah penguat menaruh 2 mikroA dengan tegangan input 10 miliV. Maka impedansi input AC sama dengan :
Zin = 10 / 2 = 5 Kilo Ohm
Jika penguat lainnya hanya menaruh arus AC sebesar 0,01 mikro ampere dengan tegangan input 10 mili volt, maka impedansi input AC sama dengan
Zin = 10 mili volt / 0,01 mikro Ampere = 1 Mega Ohm
Dari 2 contoh di atas dapat disimpulkan bahwa :
makin besar nilai Zin makin baik
rangkaian pada penguat menentukan pula nilai Z input

No comments:
Post a Comment