Saturday, October 31, 2009

Komunikasi Gelombang Elektromagnet

Komunikasi radio adalah hubungan jarak jauh tanpa kawat (wireless communication). Pemancar radio berfungsi memancarkan gelombang radio dan penerima radio berfungsi menangkap gelombang radio yang sudah di pancarkan oleh pemancar dengan frekuensi yang bersamaan.

Getaran suara diterima oleh mikrofon, diubah menjadi getaran listrik / sinyal suara. Getaran listrik dari mirofon diperkuat oleh penguat audio. Getaran listrik dari penguat audio di modulasikan dengan getaran osilator RF pada TX, hasilnya merupakan gelombang termodulasi. Gelombang termodulasi dipancarkan oleh antena TX adalah berupa gelombang elektromagnet.

Setiap penyambungan antara blok rangkaian mempunyai impedansi input dan output yang harus diperhatikan :

Contoh :

1. mikrofon mempunyai impedasi output

2. audio amplifier mempunyai impedansi input dan output
3. TX mempunyai impedansi input untuk audio dan mempunyai impedansi output untuk
antena

Demikian pula untuk penerima radio (RX), setiap penyambungan / pertemuan antara blok rangkaian juga mempunyai impedansi input maupun output.

1. Syarat utama untuk penyambungan antara blok rangkaian adalah impedansi yang sampai di titik penyambungan

2. Bila tidak adanya kesamaan impedansi maka harus di buat rangkaian penyesuai
impedansi untuk audio maupun RF
3. Tidak semanya impedansi dapat mengirimkan hasil output dan merubah rangkaian.

No comments:

Post a Comment

 

Template Design By:
SkinCorner